Beasiswa BPDP

Ada Kuota 5000 Beasiswa Sawit, FORTASBI Dorong Petani Swadaya Daftar Untuk Tingkatkan SDM

FORTASBI – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) membuka kesempatan bagi sekitar 5.000 calon mahasiswa untuk mengikuti program beasiswa sawit yang mencakup biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup serta biaya transportasi dari tempat asal pada tahun 2026 ini.

Beasiswa ini memperkuat pengembangan sumber daya manusia di sektor sawit, salah satunya melalui program beasiswa pendidikan.

Beasiswa ini bukan hanya memperkuat aspek teknis perkebunan, tetapi juga memiliki wawasan manajerial, inovasi teknologi, serta kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Program ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan industri kelapa sawit Indonesia yang lebih maju, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di kancah internasional.

Program Beasiswa SDM Sawit terbuka bagi berbagai latar belakang yang memiliki keterkaitan dengan sektor perkebunan kelapa sawit, di antaranya pekebun, keluarga pekebun, pekerja pada perusahaan kelapa sawit, keluarga pekerja, pengurus kelembagaan pekebun dan pengurus asosiasi.

Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI) mendorong para pekebun untuk mendaftarkan anaknya lewat beasiswa ini.

“Dengan penguatan sumber daya manusia anak petani swadaya, bisa meneruskan perkebunan sawit dan tentunya kesejahteraan juga meningkat,” katanya.

Kepala Sekretariat FORTASBI Rukaiyah Rafik mengatakan, peningkatan kompetensi SDM perkebunan menjadi sangat penting, sebagai cara agar petani swadaya bisa naik kelas.

“Akses terhadap beasiswa adalah jalan keluar, agar keluarga petani sawit swadaya bisa mengeyam Pendidikan tinggi. Sudah saat ini petani memanfaatkan beasiswa ini,” ujarnya.

Untuk bisa mengakses beasiswa ini, petani bisa masuk melalui halaman web https://sdmperkebunan.bpdp.or.id/ dan tentunya dengan mempersiapkan syarat yang sudah ditentukan.

| Rekomendasi Untuk Anda