Asosiasi Petani Kelapa Sawit Swadaya Mandiri Kuatkan Kopetensi Petani

Asosiasi Petani Kelapa Sawit Swadaya Mandiri Kuatkan Kompetensi Petani, Berharap Produktivitas Melonjak

FORTASBI– Asosiasi Petani Kelapa Sawit Swadaya Mandiri (APKSSM) menguatkan terus pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan praktik budidaya yang baik untuk mendukung peningkatan produktivitas kebun.

Bertempat di kantor APKSSM di Kuantan Singingi, Riau, pengurus menggelar kegiatan edukasi budidaya kelapa sawit berkelanjutan dengan menghadirkan Djend Muhayat sebagai narasumber. Djend adalah pakar dan praktisi kelapa sawit mas dari PPKS.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan praktik budidaya yang baik untuk mendukung peningkatan produktivitas kebun.

Dalam pemaparannya, Djend Muhayat menekankan, salah satu faktor utama yang menentukan hasil produksi kelapa sawit adalah pemupukan yang tepat. Menurutnya, pemupukan harus memperhatikan jenis pupuk, dosis, waktu aplikasi, dan cara pemberian agar unsur hara dapat diserap tanaman secara optimal.

“Pemupukan yang tidak tepat tidak hanya mengurangi efektivitas pertumbuhan tanaman, tetapi juga meningkatkan biaya produksi,” katanya.

Selain membahas pemupukan, peserta juga mendapatkan materi mengenai penggunaan bibit unggul, pemeliharaan tanaman, pengendalian gulma, serta teknik panen yang sesuai standar.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara petani dan Djend Muhayat. Para petani menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan, seperti gejala kekurangan unsur hara, penurunan hasil panen, hingga dosis dan teknik pemupukan yang efektif.

Seluruh pertanyaan dijawab secara langsung disertai penjelasan dan solusi yang dapat diterapkan sesuai kondisi kebun masing-masing.

“APKSSM berharap para petani dapat menerapkan teknik budidaya dan pemupukan yang benar sehingga produktivitas kebun meningkat, biaya pemeliharaan lebih efisien, serta usaha perkebunan kelapa sawit dapat dikelola secara berkelanjutan,” ujar Group Manajer APKSAM Junaedi.

| Rekomendasi Untuk Anda