FORTASBI – Bagaimana kalau sesuatu yang selama ini dianggap “limbah” ternyata bisa menjadi awal dari kehidupan baru? Di balik industri sawit, ada cerita yang jarang dibicarakan: tentang sisa produksi, tentang masyarakat, dan tentang keberanian untuk melihat limbah dengan cara yang berbeda.
Di Koperasi Perkebunan Belayan Sejahtera, abu boiler, yang selama ini hanya dipandang sebagai sisa dari proses produksi, justru diolah menjadi bata ringan.
Sebuah inovasi sederhana, tetapi menyimpan gagasan besar: bagaimana sesuatu yang dianggap tak bernilai dapat kembali menemukan nilai dan manfaatnya.
Bata ringan tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai material bangunan. Selain menciptakan nilai baru dari limbah, inovasi ini juga membuka peluang untuk mengurangi penggunaan material yang membutuhkan kayu, sehingga dapat turut membantu mengurangi tekanan terhadap hutan dan deforestasi.
Semua kisah tersebut terangkum dalam film dokumenter SIKLUS: Ketika Limbah Menemukan Nilainya.
Film dokumenter Fortasbi ini mengajak kita melihat bahwa ekonomi sirkular bukan sekadar konsep. Ia bisa lahir dari kebun, dari koperasi, dari masyarakat, dan dari keberanian untuk mencoba sesuatu yang berbeda. Karena setiap akhir, mungkin bukan benar-benar akhir. Mungkin, ia hanya sedang menunggu untuk menjadi awal yang baru.
Saksikan film lengkap SIKLUS di YouTube Fortasbi: Tonton filmnya. Lalu tanyakan pada diri kita: berapa banyak hal yang kita sebut “limbah”, padahal mungkin masih menyimpan nilai?















