KPUD Lestari Tularkan Kekuatan Belajar dari Sesama Petani dan Kelembagaan

FORTASBI – Peningkatan kapasitas individu pekebun diyakini akan berdampak luas jika tidak berhenti pada diri sendiri. Membangun budaya berbagi pengetahuan dan belajar bersama sesama pekebun menjadi kunci agar sawit berkelanjutan terus menguat.

Proses belajar antarsesama petani diwujudkan secara nyata melalui kunjungan lapangan ke KPUD Lestari di Kabupaten Simalungun. Melalui kunjungan tersebut, para peserta dapat melihat langsung praktik terbaik di lapangan, berdiskusi, dan menyerap pengalaman nyata dari rekan seprofesi yang telah lebih dulu menerapkan tata kelola perkebunan yang baik.

Ada 130 pekebun yang telah dilatih ini menjadi motor penggerak di daerahnya. Sepulang dari pelatihan, mereka diharapkan tidak hanya mempraktikkan ilmu di kebun masing-masing, tetapi juga aktif menularkan keterampilan tersebut kepada rekan-rekan di kelompok tani mereka.

Penguatan kelompok tani sebagai wadah belajar bersama memiliki peran strategis. Kelembagaan petani yang solid memudahkan pekebun untuk saling bertukar solusi atas masalah di lapangan, sekaligus memperluas akses terhadap informasi, teknologi tepat guna, pendampingan berkelanjutan, hingga peluang kerja sama usaha.

 

Pelatihan petani
Pelatihan petani

 

Group Manajer KUD Lestari Jumadi mengatakan, perubahan nyata di lapangan mulai dari pemupukan yang presisi, terjaganya kesuburan tanah, efisiensi biaya input, hingga naiknya kesejahteraan sangat bergantung pada kemauan pekebun untuk terus mengasah diri dan tumbuh bersama.

“Ketika petani saling berbagi ilmu dan memperkuat barisan dalam kelompok tani, maka terwujudnya perkebunan kelapa sawit rakyat yang profesional, efisien, dan berkelanjutan di Kabupaten Simalungun bukan lagi sekadar wacana.” katanya.

| Rekomendasi Untuk Anda

Partner Kami

Partner Kami

Get Connected

©Yayasan FORTASBI Indonesia