Kebun sawit

BRIN Kembangkan Bahan Kimia Organik Kurangi Limbah Kelapa Sawit

FORTASBI – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan bahan Kimia untuk mengurangi limbah pengolahan kelapa sawit.

BRIN menggaet swasta dalam mengembangkan bahan kimia organik demulsifier yang dapat menjadi solusi dalam mengurangi limbah.

Demulsifier ini adalah bahan kimia berbasis organik dan food grade yang berfungsi memisahkan kandungan minyak kelapa sawit pada fase cair selama proses produksi.

Kepala Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih (PRLTB) BRIN Ario Betha Julianssilfero menilai demulsifier merupakan solusi yang ramah lingkungan dan mendukung keberlanjutan dalam praktik industri pengolahan kelapa sawit.

Proses produksi kelapa sawit menghasilkan limbah cair yang dikenal sebagai Palm Oil Mill Effluent (POME), yang perlu dikelola dengan baik.

Setiap ton Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit menghasilkan sekitar 600-700 liter POME.

Di dalam POME yang terbuang ke lingkungan, terdapat sebagian kecil minyak kelapa sawit tersuspensi dengan kadar sekitar 1,5 – 3,6 persen.

Formula demulsifier yang dikembangkan akan diuji coba terlebih dahulu dalam skala laboratorium dengan target mengurangi kehilangan minyak kelapa sawit pada POME sebesar 0,4 persen hingga 0,7 persen.

Formula demulsifier ini akan diuji coba pada skala lapangan di salah satu pabrik kelapa sawit nasional menggunakan teknologi demulsifikasi.

| Rekomendasi Untuk Anda