Ilustrasi pelatihan petani sawit swadaya

Petani Sawit Swadaya di Riau Dapat Pelatihan ISPO

FORTASBI – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, terus memperkuat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) agar jadi pijakan para petani sawit swadaya.

Kedua lembaga ini, melakukan pelatihan para ratusan petani di Riau. Tercatat, data terbaru ada sekitar 3,8 juta hektare lahan sawit di Riau dengan 1,7 juta ha dikelola petani sawit swadaya dan mitra.

“1,7 juta ha lahan sawit itu dikelola petani swadaya dan mitra, jadi tergantung bagaimana menata kelola sawit dengan baik,” kata Kepala Dinas Perkebunan Riau, Syahrial Abdi dikutip Antara.

Di Riau, pelatihan ini diikuti oleh petani sawit dari tiga kabupaten di Riau. Ketiganya Kabupaten Kampar 42 orang, Rokan Hulu 35 orang dan Siak 29 orang.

Pelatihan ini dilaksanakan setiap tahun dan para peserta akan mendapatkan materi berupa pembelajaran teori di kelas.

Dalam pelatihan ini, petani mendapatkan gambaran mengenai kebijakan, prinsip, dan kriteria ISPO, legalitas lahan dan kebun, prosedur sertifikasi ISPO bagi pekebun, pengelolaan dan pemantauan lingkungan, dan sebagainya.

BPDPKS dan Ditjenbun menggandeng 15 lembaga pelatihan dan menyasar pekebun dari 14 provinsi di Indonesia.

| Rekomendasi Untuk Anda