Sawit Jadi Kontributor Terbesar Ekspor Industri Makanan dan Minuman
Sektor pengolahan kelapa sawit paling tidak menyumbang 70 persen kinerja ekspor industri makanan Indonesia dalam neraca perdagangan 2023.
Sektor pengolahan kelapa sawit paling tidak menyumbang 70 persen kinerja ekspor industri makanan Indonesia dalam neraca perdagangan 2023.
Hilirisasi kelapa sawit telah berhasil menciptakan 179 produk turunan sawit pada 2023, meningkat dari 54 jenis pada 2007.
Realisasi program penanaman kembali sawit yang hanya mencapai 30 persen dari target 180.000 hektar. Hal ini, akibat kendala di regulasi.
Perkebunan kelapa sawit di Indonesia mencapai 16,38 juta hektare. Sebanyak 41 persen atau 6,72 juta hektare merupakan sawit swadaya, berdasarkan data Kementerian Pertanian tahun 2019.
Hilirisasi memaksa petani untuk memproduksi kelapa sawit yang standard dengan produktivitas yang lebih tinggi.
Kemenperin sedang berupaya meningkatkan nilai tambah kelapa sawit menjadi oleofood complex untuk pangan dan nutrisi, oleochemical and biomaterial complex.
Ekspor andalan Indonesia ke Uni Eropa pada 2022 adalah minyak kelapa sawit dan fraksinya, asam lemak monokarboksilat industri.
Untuk menghasilkan buah sawit dengan produktivitas tinggi yakni 20 – 25 ton tandan buah segar (TBS), setidaknya Rp 120 juta/hektare.
Peningkatan ekspor pada sektor pertanian mendapatkan sumbangan dari peningkatan ekspor di antaranya produk kelapa sawit.
Pemilu bukan hanya pergantian kepemimpinan tapi juga nantinya menunjukan arah, janji dan pemenuhan harapan yang rakyat inginkan, termasuk untuk para petani swadaya atau rakyat yang mereka masukan dalam dokumen visi dan misi.