FORTASBI – Perkumpulan Petani Mitra Harapan (PPMH) terus melakukan berbagai upaya dalam penerapan Smallholder Social Responsibility (SSR). Program ini merupakan upaya dalam mendukung serta mengacu pada standar RSPO prinsip mengenai kesejahteraan, peningkatan kapasitas warga.
Kali ini, PPMH memberikan dana beasiswa atau bantuan untuk sekolah di sekitar perkebunan mereka Hal ini sebagai upaya memastikan anak dibawah umur tidak bekerja di kebun kelapa dan mendapatkan pendidikan yang layak.
PPMH menyalurkan dana Rp 100 juta bagi pendidikan dasar yang diterima Yayasan Pendidikan Adi Wijaya TK Dewi Sartika yang berada di Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Selain menyalurkan dana dari hasil kredit sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), yang didapat sejak tahun 2023, PPMH juga melakukan penamanan di lahan sekolah sebagai upaya untuk menjada lingkungan tetap teduh.
PPMH saat ini tengah berjuang untuk melakukan konservasi dengan membuat pembibitan berbagai macam tanaman hutan. Sedikinya 12 ribu pohon disiapkan oleh PPMH untuk ditaman di kawasan hutan serta pemukiman warga, termasuk di TK Dewi Sartika. Di mana, 2 ribu pohon sudah didistribusikan ke warga.
Roundtable On Sustainable Palm Oli (RSPO), merupakan salah satu skema sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan dengan standar internasional.
RSPO memberikan insentif kepada organisasi yang telah tersertifikasi, sebagai hadiah bagi petani yang mau menerapkan praktik kelapa sawit berkelanjutan.

Insentif yang diberikan merupakan hasil penjualan sertifikat RSPO. Insentif yang diberikan dapat dimanfaatkan oleh organisasi untuk kesejahteraan anggota dan keberlangsungan organisasi.
Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI) terus mendorong, agar perusahaan besar dan global yang membeli kelapa sawit dan hasil produk turunan kelapa sawit Indonesia, terus berkontribusi dalam praktik perkebunan berkelanjutan petani sawit swadaya dengan membeli kredit PKO maupun CPO petani sawit swadaya yang tersertifikasi RSPO.

Dengan adanya pembelian kredit ini, petani sawit swadaya bisa terus dan konsisten memberikan dampak dari praktik perkebunan yang baik bagi lingkungan dan produktivitas petani. Pembelian kredit juga jadi bagian dari kelompok petani sawit tersertifikasi menguatkan program Smallholder Social Responsibility bidang Pendidikan di sekitar perkebunan.
















