FORTASBI – Orang Utan menjadi salah satu spesies yang dilindungi. Isu kondisi Orang Utan selalu dikaitkan dengan kondisi perkebunan kelapa sawit di Kalimantan.
Saat ini, populasi Orang Utan di Kalimatan terus berkurang. Hal ini mendorong berbagai inisitif untuk menyelamatkan keanekaragaman hayati khas Indonesia ini.
Salah satunya, dilakukan Koperasi Perkebunan Sawit Marga Indah yang berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan turut berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian Orang Utan melalui program Adopsi Orang Utan yang dikelola oleh Yayasasn BOS Foundation.

.
Koperasi Marga Indah telah bersertifikat RSPO sejak tahun 2021 dengan memiliki anggota sebanyak 169 orang dengan total areal tersersifikasi seluas 420 hektar dan total produksi Tandan Buah Segar (TBS) tahunan sebesar 8600 ton per tahun, memiliki berbagai program konservasi bagian untuk menjaga nilai konservasi tinggi.
Kegiatan adopsi dengan memberikan menjaga ekosistem orang hutan dilakukan setelah koperasi memperoleh hasil penjualan Kredit RSPO tahuan 2024 sebesar Rp 511 Juta.
Langkah ini menjadi bagian dari program smallholder social resposibility (SSR) Koperasi Perkebunan Sawit Marga Indah dalam mendukung pelestarian orang utan Kalimantan.

Dedy Kurniawan selaku Manager ICS di Koperasi Perkebunan Sawit Marga Indah menegaskan, kegiatan adopsi pelestarian Orang Utan dilakukan di pusat rehabilitasi orang utan samboja lestari Kalimantan Timur.
Koperasi Marga Indah yang berada di Kombeng, Kutai, Kalimantan Timur, mengadopsi 1 ekor individu Orang Utan dengan memberikan makanan selama satu tahun dari bulan 02 Februari 2025 sampai 02 Februari 2026.
Dalam kegiatan ini Koperasi Perkebunan Sawit Marga Indah mengalokasikan 2 persen dari hasil penjualan Kredit RSPO tahun 2024 untuk kegiatan pengelolaan lingkungan dan konservasi.
Koperasi Marga Indah mengeluarkan biaya sebesar Rp 2 juta. Kegiatan adopsi Orang Utan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik akan pelestarian satwa liar, melindungi individu Orang Utan yang terancam, serta mempertahankan keberagaman hayati dan keseimbangan ekosistem hutan.
















