FORTASBI – KUD Tani Subur yang sudah berdiri sejak 29 Desember 1984, terus mengembangkan program untuk kesejahteraan petani sawit swadaya dan masyarakat sekitar agar merasakan dampak dari sawit berkelanjutan.
KUD yang beralamat di JL. A. Yani KM 50 Desa Pangkalan Tiga, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia, telah mengikuti sertifikasi RSPO sejak tahun 2017.
Selama kurang lebih 8 (delapan) tahun menjadi bagian dari rantai sertifikasi, para petani/anggota telah merasakan banyak manfaat, di antaranya:
Aspek ekonomi
Dengan mengikuti program sertifikasi RSPO, para petani diberikan berbagai bentuk pelatihan terkait budidaya yang baik sehingga dapat meningkatkan produksi Tandan Buah Segar yang berdampak pada peningkatan pendapatan petani.
Selain pendapatan dari peningkatan produktivitas tandan buah segar, setiap tahunnya petani juga memperoleh manfaat lain berupa premi dari hasil penjualan kredit sertifikasi RSPO. Premi tersebut dibagikan secara proporsional sesuai dengan aturan internal yang telah disepakati bersama.

Menjaga kelestarian lingkungan
Kegiatan sertifikasi tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan petani. Ada tujuan yang jauh lebih penting, yakni menjaga kelestarian lingkungan.
Sertifikasi mengajarkan petani bagaimana hidup berdampingan dengan alam. Mereka sadar bahwa lingkungan alam perlu dilestarikan.
Oleh karena itu, petani sepakat untuk mengalokasikan sebagian dana dari hasil penjualan kredit untuk mendukung kegiatan pelestarian lingkungan, yakni dengan menanam tanaman lain yang bernilai ekonomi tinggi di daerah sempadan sungai.

Aspek sosial
Kehidupan sosial masyarakat juga tidak kalah penting dalam proses sertifikasi ini. Dalam hal ini, KUD Tani Subur senantiasa memperhatikan kondisi masyarakat sekitar yang dinilai perlu lebih diperhatikan.
Setiap tahunnya KUD Tani Subur melalui Unit Petani Mandiri (bagian sertifikasi) selalu menyisihkan sebagian hasil penjualan kredit sebesar 2 persen untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Aspek kesehatan
KUD Tani Subur juga sangat peduli terhadap kesehatan petani dan anggotanya. Hal ini dibuktikan dengan komitmen KUD Tani Subur dalam menyelenggarakan Medical Check-up bagi petani, anggota, dan masyarakat sekitar. Sebanyak 3 persen dari hasil penjualan kredit dialokasikan untuk kegiatan ini.

Dukungan kepada Pemerintah Desa
Pemerintah Desa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan sertifikasi RSPO. Tanpa peran Pemerintah Desa, kegiatan sertifikasi ini tidak akan berhasil.
Untuk itu, KUD Tani Subur memberikan bantuan dana pembangunan gedung kantor Pemerintah Desa sebesar 5% dari hasil penjualan kredit.
















