Perkebunan kelapa sawit

Kaleidoskop FORTASBI 2024: Langkah Berdampak Bagi Sawit Berkelanjutan

FORTASBI – Sawit berkelanjutan bukan hanya sekadar slogan, tetapi sebuah komitmen yang terus kami perjuangkan. Melalui berbagai program dan inisiatif, Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI) telah berhasil memberikan dampak positif bagi kehidupan petani sawit dan lingkungan sekitar.

Dari upaya peningkatan kapasitas petani, hingga advokasi kebijakan yang lebih berpihak pada petani, FORTASBI terus berupaya mewujudkan visi sawit berkelanjutan yang menyejahterakan petani dan melestarikan lingkungan.

Tahun 2024 penuh dinamika bagi dunia perkebunan kelapa sawit, khususnya bagi para petani sawit swadaya yang tergabung dalam FORTASBI.

Melalui kaleidoskop ini, FORTASBI ingin berbagi kilas balik perjalanan bersama, menyaksikan berbagai pencapaian, tantangan, dan inovasi yang telah dilalui.

Januari:

  • 812 Petani Terlatih Sertifikasi di Berau dan Kutai Timur, Kalimantan Timur, dengan partisipasi perempuan 27 persen.
  • Pelatihan ISPO dan RSPO pada 1.500 petani di Ketapang, Kalimantan Barat.

Februari:

  • Uji coba pembelian fisik TBS bersertifikat RSPO milik petani sawit swadaya oleh Cargill.
  • Melatih 700 petani swadaya di Jambi mengenai Regenerative Agriculture

Maret:

  • Petani salurkan bantuan Hari Raya Idul Fitri, sebesar Rp 2,6 Miliar dari dana kredit RSPO kepada masyarakat dan anggota kelompok petani.
KUD Mekar Sari
KUD Mekar Sari

April:

  • Asosiasi Petani Kelapa Sawit Swadaya Mandiri (APKSSM) gelar Training on Best Management Practices pada 84 anggota baru.

Mei:

  • Pemuda Desa, Yayasan Setara Jambi, FORTASBI mendeklarasikan penyelamatan DAS Sungai Batanghari dan Batang Jujuhan di Kabupaten Tebo, Jambi.

Juni:

  • Kolaborasi dengan BenihBaik.com, galang donasi untuk kelompok  perempuan pembibitan di Jambi.

Juli:

  • Pelatihan Pendalaman Penulisan Sustainability Report kepada 10 petani perwakilan 10 koperasi/asosiasi/kelompok tani/BUM Desa.

Agustus: 

  • Inisiasi 5 Peraturan Desa untuk Sawit Berkelanjutan di 5 Kabupaten (Sintang, Tanjung Jabung Barat, Kotawaringin Barat, Siak, Pelalawan)

September:

  • Uji Coba Input e-STDB 2.750 Persil lahan petani Ketapang, Kalimantan Barat.
  • Terbentuk 2 ICS untuk sertifikasi RSPO di Simalungun dan Batu Bara, Sumatera Utara

Oktober:

  • 3 Perdes mengenai perlindungan sungai melalui Lubuk Larangan di Jambi disahkan oleh Kepala desa, di 3 desa.

November:

  • 3 Asosiasi Petani Sawit Swadaya anggota FORTASBI dengan jumlah  754 petani raih Sertifikasi RSPO di Bangkok.

Desember:

  • Rapat Konsolidasi Anggota dihadiri oleh 59 koperasi/asosisasi/BUM Desa.
  • Pengesahan Dewan Pengurus dan Dewan Pembina Periode 2024-2027.
  • KUD Tani Subur terima dana Peremajaan Sawit Rakyat sebesar Rp 10,8 Miliar untuk 180 hektar kebun petani sawit swadaya.
  • Anggota FORTASBI KPUD Lestari berhasil latih 1.575 petani di Sumatera Utara menuju sertifikasi RSPO.

| Rekomendasi Untuk Anda