FORTASBI – Peningkatan sumber daya manusia menjadi salah satu pilar Koperasi Serba Usaha (KSU) Pantun Sejahtera, yang berkomitmen untuk menerapkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.
Setiap bulannya, KSU ini menggelar Sekolah Lapangan yang dikhususkan bagi para petani sawit dan anggota agar produktivitas semakin meningkat dan meningkatnya kesejahteraan petani serta anggota.

Sekolah Lapangan ini, bukan hanya ajang kumpul petani sawit swadaya yang sudah mendapatkan sertifikat RSPO pada Juni 2022, namun untuk mempertahankan komitmen sawit berkelanjutan di Desa Sri Pantun, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Indonesia.

KSU yang memiliki anggota 131 petani dengan luas lahan 457,9 hektar menggunakan kebun sebagai Sekolah Lapangan secara langsun, agar petani bisa terus mendapatkan informasi terkini, mengasah pengetahuan dan pemahaman dalam hal manajemen serta praktik praktik pertanian yang baik (GAP).
KSU menyiapkan tiga lokasi sekolah lapangan yang dihadiri oleh petani kecil dan pekerja. Di mana, Sekolah Lapangan diadakan sekali dalam bulan, dengan anggaran menggunakan dana kredit RSPO.

Sekolah Lapangan yang dibangun bukan hanya menghadirkan pemateri yang dekat dengan keseharian petani. Bahkan, pemateri lebih banyak juga dari perempuan.
Peserta Sekolah Lapangan juga merupakan perempuan di sekitar perkebunan, atau istri dari petani sawit swadaya KSU Pantun Sejahtera.
















