Diskusi penguatan kapasitas organisasi

Organisasi Kuat dan Akuntabel; Layanan Anggota Makin Mantap!

FORTASBI – Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI) sejak 2021 hingga 2025, mendapatkan dukungan untuk penguatan organisasi lewat Program Organizational Effectiveness (OE) Packard Foundation.

Program yang dimulai Desember 2021 dan berakhir pada Maret 2025, membuat Yayasan FORTASBI Indonesia telah menerima banyak manfaat dalam peningkatan kapasitas organisasi.

Program OE ini, membantu perbaikan management internal. Namun, dampaknya tidak hanya dirasakan di internal organisasi tapi juga berdampak pada perbaikan dalam pengelolaan pelayanan organisasi bagi terhadap anggota maupun terhadap mitra.

Perbaikan internal paling mendasar yang diterima FORTASBI ialah penguatan sistem kelembagaan dan internal prosedur organisasi.

FORTASBI sejak didirikan pada tahun 2014, pengelolaan organisasi yang berbasis proyek, telah berubah dengan komitmen untuk membentuk organisasi yang selaras dengan tujuan atau visi organisasi.

Lewat dukungan program ini, system internal organisasi ditinjau ulang mulai dari bentuk organisasi, rencana strategis organisasi, hingga standar prosedur internal.

Tidak hanya ditinjau, tetapi setelah semua proses ini diterapkan dengan efektif dan dengan keyakinan organisasi bisa tumbuh lebih kuat dan memberikan dampak.

Selain itu, kelembagaan yang kuat mensyaratkan sistem keuangan yang transparan dan akuntabel Pada tahun sebelumnya semua sistem pengelolaan keuangan berjalan secara manual, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk menyusun pelaporan keuangan tahunan atau membaca serapan dana organisasi secara berkala.

Program Organizational Effectiveness (OE) Packard Foundation juga mendukung organisasi dengan konsultan keuangan yang mendampingi membangun sistem pengelolaan keuangan yang efektif dan berbasis aplikasi, baik aplikasi milik FORTASBI serta penggunaan aplikasi Sango yang membuat kerja-kerja tim keuangan lebih efektif dan akuntabel.

Selain itu, organisasi mulai membangun rencana anggaran tahunan sebagai gambaran kebutuhan keuangan organisasi tiap tahun, dan memetakan cost recovery sebagai salah satu cara untuk membangun keuangan organisasi yang berkelanjutan.

Sejak project OE masuk, FORTASBI memiliki tim komunikasi khusus yang berhasil membangun strategi dan sistem komunikasi organisasi secara aktif, baik komunikasi untuk internal anggota layanan maupun kepada eksternal donor, mitra dan para pihak lainnya. Dan aktif di media sosial untuk berkampanye tentang petani sawit swadaya.

Selain itu, membangun key performance indicator (KPI) atau indikator untuk mengukur performa atau kinerja staff sekretariat untuk mendukung visi organisasi.

KPI yang diterapkan bukan hanya yang berbasis proyek tapi juga KPI berbasikan visi dan misi organisasi.

Program ini juga mendukung berbagai kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan staff internal agar semua staff memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri dan juga mengembangkan inisiatif yang inovative untuk kepentingan lembaga dan individu.

Dengan dukungan ini, secara kelembagaan dan sumberdaya, pada akhirnya FORTASBI lebih efektif membantu anggota layanannya membangun lebih banyak inisiatif positif di lapangan melalui kisah-kisah baik dan inspiratif, memperkuat jaringan eksternal, membangun kepercayaan dan dukungan donor serta membangun hubungan yang kuat dengan pemerintah nasional dan daerah.

Dampak nyata dari perbaikan organisasi ini, FORTASBI semakin dipercaya sebagai organisasi yang semamkin kuat untuk terus mempromosikan minyak sawit berkelanjutan dari pekebun kelapa sawit swadaya. ‘

Organisasi juga semakin dipercaya oleh donor, para pihak, mitra dan stakeholder sebagai salah satu organisasi yang dapat menjadi perwakilan suara dari pekebun swadaya.

| Rekomendasi Untuk Anda