Sosialisasi ISPO di Perkumpulan Petani Sawit Mitra Mandiri Bersama (PPSMMB) .

80 Petani Sawit Swadaya PPSMMB Dapat Sosialisasi Sertifikasi ISPO

FORTASBI – Peningkatan kapasitas petani menjadi salah satu agenda Perkumpulan Petani Sawit Mitra Mandiri Bersama (PPSMMB) agar petani naik kelas.

Teranyar, pada 13 Juli 2024, sebanyak 80 petani sawit swadaya mendapatkan sosialisasi sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dari pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Petani antusias dalam pelatihan ini, karena ada komitmen pemerintah daerah untuk mempermudah petani jika melakukan sertifikasi ISPO, terutama dalam pengajuan STDB,” kata Wakil Manajer PPSMMB Abdul Mutolib pada FORTASBI.

Ia mengatakan, secara keseluruhan, petani sudah mulai memahami pentingnya sertifikasi berkelanjutan baik RSPO maupun ISPO.

“Perkumpulan Petani Sawit Mitra Mandiri Bersama (PPSMMB) baru mendapatkan sertifikasi RSPO. Untuk ISPO kami juga berencana mengajukan,” ujarnya.

Abdul Mutolib mengatakan, dalam pelatihan ini, petani mendapatkan gambaran prinsif dfan kriteria ISPO diantaranya, pada kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, enerapan praktik perkebunan, pengelolaan lingkungan hidup, sumber daya alam, dan keanekaragaman hayati.

Lalu, pelaksanaan terkait izin lingkungan, tanggung jawab ketenagakerjaan. Selain itu, tanggung jawab sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, penerapan transparansi, serta peningkatan usaha secara berkelanjutan.

“Kami senang karena sebagai kelompok yang mendapatkan sertifikasi RSPO pertama di Kapuas Hulu, pemerintah juga komitmen untuk mendorong percepatan ISPO,” katanya.

Ia berharap, dengan petani melakukan ISPO, nantinya mendapatkan berbagai kemudahan layanan untuk mengakses bantuan sarana dan prasaranan sampai pada peremajaan sawit.

“Kami sudah mengajukan bantuan sarana dan prasarana, mudah mudahan lebih mudah lagi saat sudah mendapatkan sertifikasi ISPO,” katanya.

PPSMMB merupakan organisasi petani sawit swadaya yang anggotanya tersebar di tiga desa yakni Sungai Sena, Seberu dan Pala Kota, dengan jumlah anggota saat ini mencapai 301 petani.

Pada 2023, PPSMMB mendapatkan sertifikasi RSPO dengan 6 kelompok petani sawit swadaya yang bergabung di Kecamatan Seberuang, Kapuan Hulu, Kalimatan Barat dengan lahan yang dikelola mencapai 548 hektar.

| Rekomendasi Untuk Anda