Group Manajer Koperasi Rimba Harapan Suratno Warsito menjadi salah satu pembicara untuk membagikan praktik sertifikasi

Banyak Petani Sawit Swadaya di Sintang Inginkan Pendampingan Sertifikasi RSPO dan ISPO

FORTASBI – Selasa (4/6), puluhan kelompok tani sawit swadaya mengikuti seminar terkait Berbagi Pengalaman dan Pembelajaran Petani dalam Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan di Kabupaten Singtang.

Group Manajer Koperasi Rimba Harapan Suratno Warsito, menjadi salah satu pembicara untuk membagikan praktik sertifikasi dan dampaknya pada petani.

Di hadapan sekitar 25 perwakilan kelompok petani sawit, Suratno memaparkan, pentingnya sertifikasi. Namun, bagi dia, sertifikasi bukan hanya sekedar pemenuhan dokumen tetapi komitmen berkelanjutan yang harus diterapkan pada petani.

“Petani di Sintang itu ingin sertifikasi RSPO dan ISPO, tapi mereka mengaku perlu pendampingan teknis serta bantuan dari Non Govermental Organization (NGO),” ujarnya pada FORTASBI.

Ia mengaku, tanpa pendampingan dan dukungan dana untuk sertifikasi dan pelatihan pelatihan menuju sertifikasi sangat dirasakan berat bagi petani, walapun mereka sudah berkelompok dan berbadan hukum.

“Mereka juga ingin berkontribusi pada lingkungan dan masyarakat sekitar, terutama dari kredit yang di dapatnya. Sertifikasi membuka pengetahuan petani karena dampaknya pada produktivitas panen,” ungkapnya.

Suratno menegaskan, masih banyak petani di Sintang, Kalimantan Barat, berhadap bantuan sertifikasi dari pemerintah daerah atau dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), sebagai modal awal sertifikasi jika belum ada NGO yang mendampingi.

“Dari dialog, mereka sangat ingin untuk sertifikasi, tetapi mereka kecewa juga belum mendapatkan pendampingan yang bisa memberikan pengetahuan teknis sertifikasi dan lainnya,” katanya.

Bantuan selama ini, yang didapat petani peningkatan kesadaran pengelolan lingkungan atau bantuan seperti peremajaan kebun, atau alat.

“Petani sudah mulai sadar pentingnya sertifikasi. Tapi mereka memiliki keterbatasan terutama pendanaan,” katanya.

Petani sawit sawadaya yang tergabung dalam Koperasi Produksi Rimba Harapan berlokasi di Sintang, Kalimantan Barat, telah memperoleh sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Terdapat 74 petani di Koperasi Produksi Rimba Harapan dan kini, koperasi sedang dalam proses merekrut lebih banyak petani untuk bergabung dalam pengelolaan sawit berkelanjutan.

| Rekomendasi Untuk Anda

Partner Kami

Partner Kami

Get Connected

©Yayasan FORTASBI Indonesia