FORTASBI – Volume usaha koperasi di Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan, yakni meningkat sekitar 8,51 pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 182,35 triliun.
Kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto cenderung meningkat setiap tahunnya, hingga pada tahun 2020 dan 2021 koperasi memberikan kontribusi sebesar 6,20 persen dari PDB Indonesia.
Potensi besar koperasi perlu terus dioptimalkan agar mampu memberikan manfaat dan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Koperasi akan dapat berperan sangat penting untuk mengembangkan banyak sektor bisnis di daerah, misalnya di sektor pertanian, perkebunan, hingga peternakan.
Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong hilirisasi produk yang dilakukan para anggota koperasi, termasuk bidang perkebunan kelapa sawit. Pemerintah berharap, petani sawit tidak lagi hanya sekedar menjual Tandan Buah Segar (TBS), namun menikmati nilai tambah dari produk akhir, seperti minyak makan merah.
Bahkan KemenKopUKM mendorong terciptanya korporatisasi petani melalui koperasi. Di mana, pemerintah menyiapkan berbagai strategi kebijakan untuk mendorong seluruh sektor ekonomi di Indonesia, termasuk pemberdayaan UMKM dan koperasi yang diyakini sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
FORTASBI terus mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas koperasi petani atau pekebun sawit di Indonesia. Tercatat, jumlah organisasi petani swadaya yang tergabung dalam FORTASBI adalah mencapai 39 organisasi terdiri dari 24 Koperasi 11 asosiasi, 1 gapoktan, 1 UD, 1 BUMDES dan 1 kelompok tani.
Kepala Sekretariat FORTASBI Rukaiyah Rafik menilai, dengan bergabung dalam satu wadah, seperti koperasi petani atau pekebun rakyat atau swadaya mempunyai kekuatan untuk melakukan sinergi. Bahkan, bisa mendorong kuatnya kesejahteraan petani dan mengakses berbagai layanan atau program yang dikeluarkan pemerintah.
“Petani menjadi punya kekuatan untuk bicara dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya, termasuk perusahaan . Bahkan petani bisa berkerjasama untuk memperkuat isu keberlanjutan, memudahkan sertifikasi dan lainnya,” katanya.
















