WTO Putuskan Uni Eropa Lakukan Diskriminasi Pada Produk Biofuel Minyak Sawit
Malaysia memenangkan gugatan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) melawan tindakan diskriminasi Uni Eropa (UE) terhadap produk biofuel dari minyak sawit.
Malaysia memenangkan gugatan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) melawan tindakan diskriminasi Uni Eropa (UE) terhadap produk biofuel dari minyak sawit.
FORTASBI – Program peremajaan sawit rakyat (PSR) sejak tahun 2017 hingga saat ini, telah dilaksanakan di 21 provinsi dan 148 kabupaten/kota dan telah diterbitkan rekomendasi teknis peremajaan seluas 327.065 hektare.…
FORTASBI – Banyak hal telah dilakukan Perkumpulan Petani Kelapa Sawit Swadaya (PPKSS) Tayo Barokah, yang merupakan kelompok petani kelapa sawit yang terbentuk pada tahun 2019 dan mendapatkan sertfikat RSPO pada…
Dengan kompor ini, masyarakat sekitar kebun sawit, diklaim tidak perlu lagi membeli gas elpiji sehingga menghemat pengeluaran
Koperasi bersertifikat RSPO ini melakukan Grand Opening minimarket 'Belayan Mart', dengan tagline "Murah dan Sejahtera" pada 3 Maret 2024.
Untuk mendorong petani sawit swadaya tertarik pada sertifikasi ISPO, pemerintah harus memberikan penegasan manfaat yang diberikan pada petani yang sudah ISPO dan belum.
Yang menjadikan minyak sawit potensial, yakni kesiapan bahan baku; kesiapan teknologi dan hilirisasi; serta kebijakan pemerintah baik dari segi insentif, pendanaan, dan investasi.
Sebaiknya selain prinsip dan kriteria ISPO, Pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN KSB) juga perlu direview.
Saat ini, gugatan diskriminasi minyak kelapa sawit terhadap Uni Eropa masih berproses. Banyak tahapan yang harus dilewati untuk mendapatkan putusan.
©Yayasan FORTASBI Indonesia