APKS peresmian sekretariat anyar.

APKSM Resmikan Sekretariat Anyar dan Beri Penghargaan Bagi Anggota

FORTASBI – Kabar gembira datang dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Mandiri (APKSM), yang berlokasi di Desa Kadipi Atas, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah.

Kredit RSPO yang diraihnya, bisa mengantarkan APKSM yang melakukan sertifikasi sejak 2019 lalu, memiliki gedung sekretariat anyar yang lebih representatif.

Group Manajer APKSM Widodo mengatakan, capaian ini adalah hasil kerja keras petani sawit swadaya dalam praktik perkebunan yang baik, serta patuh pada prinsip dan kriteria (P&C) RSPO, yang sudah ditetapkan.

“Kami mendapatkan kredit RSPO dengan harga yang lumaya tinggi Rp 3,3 Miliar, dan Rp 500 juta digunakan untuk membeli tanah dan bangunan serta renovasi bangunan yang dijadikan sekretariat,” katanya.

Selain membeli asset produktif, APKSM juga memberikan penghargaan pada petani sawit swadaya yang terbaik dalam penerapan prinsip dan kriteria (P&C) RSPO.

Paling tidak, kata Widodo, ada 6 petani yang mendapat penghargaan. Di mana, setiap kelompok tani mendaftarkan 2 orang petani sawit swadaya terbaik di kelompoknya untuk mendapatkan penilaian dan penghargaan.

“Kami berharap dengan capaian ini, semakin banyak petani yang terdorong untuk melakukan praktik perkebunan yang lebih baik lagi. Tahun depan, kami akan tingkatkan lagi pemberian penghargaan ini,” ungkapnya.

Widodo memaparkan, dalam peresmian sekretariat anyar dan pemberian penghargaan pada 10 Agustus 2024 ini, APKSM mengundang perwakilan dari 804 orang anggota, serta para pemangku kepentingan dan perwakilan pemerintah daerah, serta perwakilan dari RSPO dan koperasi sawit lainnya yang mendapatkan sertifikasi RSPO tanpa temuan.

“Kami ingin belajar terus dari koperasi yang mendapatkan sertifikas tanpa temuan. Rencananya pada bulan September ini, kami akan melakukan audit ke-7 RSPO, yang digabungkan dengan audit ISPO,” katanya.

Ketua FORTASBI Sutiyana yang hadir dalam peresmian dan pemberian penghargaan APKSM, merasa bangga dengan capaian para petani sawit swadaya yang tergabung dalam APKSM.

“Semoga tidak berhenti untuk belajar bagi sawit berkelanjutan dan terus meningkatkan produktivitas petani sawit swadaya untuk kesejahteraan bersama,” katanya.

Saat ini, APKSM memiliki 804 anggota dengan lahan yang dikelola petani sawit swadaya mencapai 1748 hektar. Penambahan anggota yang signifikan ini dilakukan pada periode 2022 – 2023.

| Rekomendasi Untuk Anda